JAKARTA — Sebuah tren hobi baru yang memadukan kreativitas, tekstur, dan warna kini sedang mewabah di kalangan masyarakat urban, khususnya generasi milenial dan Gen Z. Hobi tersebut adalah tufting, yaitu seni membuat karpet, hiasan dinding, atau cermin estetik menggunakan pistol penembak benang khusus (tufting gun) di atas kain jala besar.
Hobi yang awalnya viral melalui video-video estetis di TikTok dan Instagram ini kini telah bergeser menjadi gaya hidup baru di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Dari Sekadar Penghilang Stres Menuju “Art Therapy”
Banyak peminat baru mengaku tertarik mencoba tufting karena prosesnya yang dinilai sangat memuaskan (satisfying) dan berfungsi sebagai media pelepasan stres (art therapy). Menembakkan benang wol warna-warni mengikuti pola gambar yang diinginkan memberikan kepuasan visual dan mental tersendiri setelah penat bekerja seminggu penuh.
Melihat antusiasme yang tinggi, kini menjamur open-space workshop khusus tufting di berbagai sudut kota. Di tempat ini, pengunjung tidak perlu membeli peralatan yang mahal; cukup membayar tiket masuk, mereka sudah difasilitasi alat, benang, kain, hingga panduan dari mentor untuk membuat karpet kreasi mereka sendiri dalam waktu 2 hingga 4 jam.
Berpotensi Jadi Sumber Cuan Baru
Menariknya, hobi viral ini tidak berhenti sebagai sarana rekreasi semata. Karpet atau hiasan hasil tufting yang memiliki desain unik—seperti karakter anime, bentuk abstrak, hingga logo kustom—memiliki nilai jual yang sangat tinggi di pasar dekorasi rumah (home decor).
| Aspek Hobi Tufting | Deskripsi |
| Daya Tarik Utama | Proses pembuatan yang interaktif, hasil akhir yang estetik, dan bisa kustomisasi desain. |
| Target Pasar | Pecinta dekorasi kamar, kolektor barang unik, dan pemburu kado personal. |
| Potensi Bisnis | Penjualan produk kustom (made-by-order) memiliki margin keuntungan hingga 200%. |
Beberapa kreator lokal yang awalnya hanya iseng mengunggah proses belajar tufting mereka di media sosial kini justru kebanjiran pesanan dari konsumen yang ingin mempercantik sudut kamar mereka dengan karpet buatan tangan (handmade).
Tren Gaya Hidup: Tufting membuktikan bahwa hobi masa kini tidak lagi sekadar pasif menonton layar gawai. Masyarakat modern kini lebih memilih hobi aktif yang menghasilkan karya fisik yang bisa dipajang, disentuh, dan dipamerkan dengan rasa bangga di ruang digital mereka.

