MAJALENGKA – Upaya memperkuat perekonomian desa berbasis potensi lokal terus digencarkan. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka tahun 2026, Tim PkM UT yang dipimpin oleh Dr. Kusnadi, S.Pd., M.Si. menginisiasi program Pengembangan Budi Daya Ikan Nila Sistem Bioflok di Desa Majasuka, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

Program berkelanjutan ini dilaksanakan bekerjasama dengan kelompok usaha lokal An-nabawie Agrolestari untuk mewujudkan konsep Desa Produktif yang mandiri secara ekonomi dan pangan.
Inovasi Teknologi untuk Efisiensi Budi Daya
Sistem bioflok dipilih sebagai solusi modern untuk mengatasi keterbatasan lahan dan efisiensi pemeliharaan ikan nila. Teknologi ini mengandalkan mikroorganisme pemecah limbah organik yang diubah menjadi gumpalan (flok) bernutrisi, sehingga dapat dikonsumsi kembali oleh ikan.
“Penerapan sistem bioflok di Desa Majasuka tidak hanya menghemat penggunaan air dan lahan, tetapi juga menekan biaya pakan hingga 20-30%. Ini adalah langkah konkret menghadirkan teknologi tepat guna bagi masyarakat desa,” ujar Dr. Kusnadi dalam peresmian fasilitas bioflok.
Kolaborasi Strategis dan Dampak Ekonomi
Kolaborasi dengan An-nabawie Agrolestari menjadi pilar utama dalam menjaga keberlanjutan operasional dan pemasaran hasil panen. Tim PkM Universitas Terbuka memberikan pendampingan secara komprehensif, meliputi:
- Pelatihan Teknis: Pembuatan media bioflok, pemeliharaan kualitas air, serta manajemen pakan mandiri.
- Penguatan Kelembagaan: Pendampingan tata kelola usaha dan pencatatan keuangan digital bagi pengelola An-nabawie Agrolestari.
- Strategi Pemasaran: Membuka jaringan distribusi hasil panen ikan nila segar ke pasar lokal dan regional.
| Parameter | Sistem Konvensional | Sistem Bioflok (Desa Majasuka) |
| Penggunaan Air | Tinggi (sirkulasi rutin) | Minim (hemat hingga 80%) |
| Kepadatan Tebar | Low-Medium ($10-15 \text{ ekor/m}^3$) | High ($80-100 \text{ ekor/m}^3$) |
| Efisiensi Pakan (FCR) | Standard ($1.2-1.5$) | Lebih Efisien ($0.8-1.0$) |
Menuju Desa Majasuka Mandiri dan Produktif
Pemerintah desa setempat mengapresiasi kontribusi akademisi Universitas Terbuka. Melalui integrasi teknologi bioflok, Desa Majasuka diproyeksikan menjadi sentra budi daya ikan nila unggulan di Kabupaten Majalengka.
Langkah pengabdian ini diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Jawa Barat dalam mengoptimalkan potensi ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat.

